Chat with us, powered by LiveChat Cara Mengobati Berak Darah Ayam Aduan - ayam aduan Sv388
Cara Mengobati Berak Darah Ayam Aduan

Cara Mengobati Berak Darah Ayam Aduan

Jika anda mendapati ayam aduan anda berak darah, segera berikan pengobatan dan perawatan. Berak darah bisa ditularkan dari manusia, peralatan yang tercemar, debu yang tercemar yang masuk kedalam kandang, dan hal-hal lainnya.

Jika tidak segera diatasi, maka akan membahayakan ayam aduan dan ayam-ayam anda lainnya. Mengobati berak darah ayam aduan, bisa dilakukan dengan cara berikut.

Gejala Penyakit Berak Darah Ayam Aduan

  • Feses atau kotoran ayam aduan berdarah dan mencret
  • Napsu makan berkurang
  • Bulu terlihat kusam
  • Sayap lemas atau terkulai
  • Badan ayam aduan menggigil kedinginan.

Penyebab Penyakit Berak Darah Pada Ayam

Berak darah disebabkan oleh protoza yang menginvestasi bibit mikroorganisme kedalam sel tubuh ayam. Sehingga merusak pencernaan terutama usus. Akibatnya metabolisme tubuh terganggu dan menyerap zat dan nutrisi makanan, juga kehilangan banyak darah. Selain itu penyakit lain akan mulai timbul.

Cara Pengobatan

Ada 2 cara untuk mengobati penyakit berak darah. Yakni dengan pengobatan kimia dan pengobatan herbal.

Pengobatan Kimia

Cara mengobati berak darah ayam aduan, dapat diobati dengan pemberian larutan Amprolium atau Sulfonamide, yang dicampurkan ke air minum ayam. Dan juga berikan vitamin atau cairan yang mengandung vitamin A dan K, untuk mempercepat proses penyembuhan.

Pengobatan Herbal

  • Berikan obat herbal patikan atau kukon-kukon untuk mempercepat proses penyembuhan. Kandungan herbal dan vitamn yang terkandung, dapat membantu membasmi mikroorganisme Patogen lain (infeksi sekunder) pada ayam aduan. Sehingga ayam aduan bisa pulih dengan cepat, dan juga meningkatkan imun tubuh ayam aduan.
  • Berikan sayuran seperti bayam, atau yang mengandung vitamin A dan K. Untuk memperbaiki sel-sel mukosa usu yang rusak karena pendarahan.

Pencegahan

Untuk mencegah berak darah, maka lakukan hal berikut:

  • Siram lantai kandang dengan air panas 100°C
  • Ventilasi dan sanitasi kandang harus baik
  • Cuci kandang dengan deterjan
  • Taburkan bubuk kapur kedalam kandang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *